Faktanatuna.id, NASIONAL – Bencana banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan angka korban jiwa yang terus bertambah. Hingga Senin (8/12/2025) pukul 10.00 WIB, jumlah Korban Meninggal Bencana Sumatera Utara telah mencapai 361 orang. Sementara itu, 103 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian di empat kabupaten terdampak: Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi total 56 jenazah dalam periode Jumat (5/12) hingga Senin (8/12).
Tantangan Identifikasi Korban Bencana Sumut
Proses identifikasi dilakukan oleh tim DVI Mabes Polri dan RS Bhayangkara Polda Sumut. Kepala RS Bhayangkara Medan, Kombes Pol dr Taufik Ismail, menjelaskan bahwa dari 361 jenazah, 321 korban telah berhasil diidentifikasi.
Proses Identifikasi Korban Bencana Sumut menghadapi kendala besar:
-
Sebagian jenazah ditemukan dalam kondisi membusuk dan rusak parah akibat lamanya waktu evakuasi.
-
Terdapat 40 jenazah yang belum sempat diidentifikasi oleh tim DVI dan terpaksa dimakamkan langsung oleh warga. Hal ini terjadi karena akses jalan yang terputus total membuat jenazah tidak dapat dibawa ke posko DVI sebelum membusuk.
Upaya pencarian 103 korban hilang terus dilakukan, meski terhambat oleh cuaca ekstrem dan kerusakan jalan.
(*Drw)










