Implementasi K3 di Ruang Terbatas, Telkom Akses Perkuat Prinsip ESG dan Keselamatan Teknisi

Telkom Jamin Layanan Digital Prima Selama Nataru 2026
Telkom Grup/net.

Faktanatuna.id, NASIONAL – Telkom Akses menegaskan bahwa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya pada operasional di ruang terbatas (confined space), merupakan bagian tak terpisahkan dari prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan. Langkah ini menjadi komitmen nyata dalam menjaga standar operasional di tengah pembangunan infrastruktur digital nasional.

Dari sudut pandang Sosial (S), kebijakan K3 ini menjadi bentuk perlindungan menyeluruh bagi para teknisi beserta keluarga mereka. Telkom Akses menerapkan sistem pencegahan risiko yang ketat untuk memastikan setiap personel yang bertugas di lapangan kembali dengan selamat. Hal ini merupakan investasi jangka panjang perusahaan dalam menjaga aset manusia yang paling berharga.

Tata Kelola Transparan dan Berkelanjutan

Dalam aspek Tata Kelola (G) atau Governance, setiap prosedur kerja di ruang sempit kini diatur melalui dokumentasi yang transparan. Langkah-langkah ini meliputi:

  • Perizinan Ketat: Setiap pekerjaan memerlukan izin akses khusus sebelum dimulai.

  • Pengawasan Langsung: Adanya pengawas di lapangan untuk memantau kondisi oksigen dan keamanan teknisi.

  • Dokumentasi Operasional: Pelaporan rutin yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan operasional.

Bagi Telkom Akses, ESG bukan sekadar angka atau pencitraan dalam laporan tahunan, melainkan filosofi dasar dalam membangun jaringan digital Indonesia. Perusahaan meyakini bahwa infrastruktur telekomunikasi yang tangguh tidak hanya dinilai dari kecepatannya, tetapi juga dari proses pembangunannya yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kekuatan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia hanya bisa tercapai jika dibangun di atas pondasi keselamatan manusia yang tangguh dan berkelanjutan,” tulis pernyataan resmi Telkom Akses pada Senin (5/1/2026).

Dengan mengintegrasikan standar K3 kelas dunia ke dalam strategi ESG, Telkom Akses optimis dapat terus memimpin pembangunan jaringan serat optik di seluruh pelosok negeri dengan risiko kecelakaan kerja yang minimal (Zero Accident).

(*Drw)