Faktanatuna.id, NASIONAL – Kabar gembira menyapa para pengguna kendaraan di seluruh Indonesia pada awal tahun 2026. Seluruh penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi, mulai dari Pertamina hingga perusahaan swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo, serentak memangkas harga jual produk mereka.
Kebijakan penurunan harga ini diambil menyusul evaluasi berkala terhadap formula harga dasar yang merujuk pada pergerakan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah, sesuai dengan regulasi pemerintah.
Daftar Harga BBM Pertamina (Wilayah DKI Jakarta)
Pertamina melakukan penyesuaian harga yang cukup signifikan, terutama pada lini produk nonsubsidi. Berikut adalah rincian harga terbaru per 15 Januari 2026:
| Jenis BBM | Harga Per Liter (DKI Jakarta) |
| Pertamax (RON 92) | Rp 12.350 |
| Pertamax Green 95 | Rp 13.150 |
| Pertamax Turbo | Rp 13.400 |
| Dexlite | Rp 13.500 |
| Pertamina Dex | Rp 13.600 |
| Pertalite & Biosolar | Tetap (Subsidi) |
Penurunan paling mencolok terlihat pada sektor diesel, di mana Pertamina Dex mengalami koreksi harga yang cukup drastis untuk mendukung efisiensi biaya logistik.
Perbandingan Harga di SPBU Swasta (Shell, BP, & Vivo)
Tak mau kalah dengan perusahaan pelat merah, perusahaan penyedia BBM swasta juga telah menyesuaikan tarif mereka agar tetap kompetitif di pasar.
Shell Indonesia
-
Shell Super: Rp 12.700
-
Shell V-Power Diesel: Rp 13.860
BP-AKR
-
BP 92: Rp 12.500
Vivo Energy
-
Revvo 92: Rp 12.700
Persaingan ketat terlihat pada kategori oktan 92 (setara Pertamax), di mana selisih harga antar operator kini menjadi sangat tipis. Hal ini memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan dan anggaran mereka.
Investor dan masyarakat disarankan untuk terus memantau dinamika harga ini, mengingat penyesuaian harga BBM nonsubsidi kini bersifat fluktuatif mengikuti mekanisme pasar global.
(*Drw)










