Waspada Karhutla: Personel Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Selakau Tua Sambas

Vila di Puncak Kebakaran Saat Disewa WNA
Kebakaran/(illustrasi/@pixabay)

Faktanatuna.id, NASIONAL – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sambas, tepatnya di Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur, pada Sabtu (24/1/2026). Kobaran api dilaporkan sempat membesar dan menimbulkan kekhawatiran karena lokasinya yang berdekatan dengan area pemukiman.

Kondisi cuaca yang panas disertai hembusan angin kencang di lokasi kejadian sempat menyulitkan upaya awal pemadaman. Angin kencang membuat api berpotensi meluas dengan cepat dan mengancam lahan produktif di sekitarnya.

Merespons situasi darurat tersebut, personel gabungan dari Koramil 06/Selakau, unsur terkait, serta masyarakat setempat langsung terjun ke titik api untuk melakukan upaya pemadaman dan penyekatan lahan.

Prioritas Penyekatan Jalur Api

Danramil 06/Selakau, Kapten Inf Samikun, menjelaskan bahwa prioritas utama tim di lapangan adalah memutus jalur api (firebreak) agar tidak merembet ke pemukiman warga maupun lahan perkebunan milik penduduk.

“Kami bergerak cepat ke lokasi untuk membantu memadamkan api agar tidak merembet ke area pemukiman maupun lahan lainnya. Sinergi dengan masyarakat dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan dalam penanganan kebakaran seperti ini,” jelas Kapten Inf Samikun di lokasi kejadian.

Berkat penanganan intensif dan kerja sama solid tim gabungan, api di lahan tersebut akhirnya berhasil dikendalikan. Setelah dilakukan proses pendinginan, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif.

Imbauan Waspada Karhutla

Menyusul kejadian ini, otoritas setempat kembali mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Mengingat kondisi cuaca yang rentan memicu titik api, masyarakat sangat dilarang melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Kesadaran kolektif untuk tidak membakar lahan menjadi kunci utama dalam mencegah bencana kabut asap yang dapat merugikan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kalimantan Barat.

(*Drw)